Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Mahasiswa Unri Hibahkan Pembakar Sampah Minim Asap

16 Juli 2026 13:09:56 WIB Eka PENDIDIKAN

PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pena Bertuah Universitas Riau (Unri) menghadirkan solusi pengelolaan sampah ramah lingkungan bagi masyarakat Desa Penebal, Kabupaten Bengkalis, melalui inovasi Double Wall Incinerator, alat pembakar sampah yang menghasilkan asap lebih minim dibandingkan pembakaran terbuka.

Program tersebut ditutup dengan penyerahan satu unit Double Wall Incinerator kepada Pemerintah Desa Penebal sebagai bentuk dukungan agar masyarakat memiliki sarana pengelolaan sampah residu yang lebih aman dan efisien.

Delegasi Mahasiswa Teknik Lingkungan Unri, Ahmad Khairil Saputra, mengatakan inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi agar masyarakat memahami cara mengelola sampah rumah tangga dengan lebih baik.

Menurutnya, pembakaran sampah secara terbuka masih banyak dilakukan dan berpotensi menimbulkan pencemaran udara serta gangguan kesehatan akibat asap yang dihasilkan.

Karena itu, masyarakat diperkenalkan dengan Double Wall Incinerator yang memiliki konstruksi dinding ganda sehingga sirkulasi udara saat pembakaran menjadi lebih baik, panas lebih stabil, proses pembakaran lebih cepat, dan asap yang dihasilkan lebih sedikit.

Ahmad menegaskan alat tersebut bukan ditujukan untuk membakar seluruh jenis sampah. Double Wall Incinerator hanya menjadi alternatif pengelolaan sampah residu yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali.

"Tong pembakaran ini bukan berarti mengajak masyarakat membakar semua jenis sampah. Yang paling utama tetap melakukan pemilahan sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, warga juga diberi kesempatan melihat langsung proses pembakaran menggunakan alat tersebut, sekaligus mempelajari cara pengoperasian, jenis sampah yang dapat dibakar, hingga perawatan agar alat dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ketua KKN Pena Bertuah Unri Desa Penebal, Arjun Darma Fitra, berharap inovasi yang diperkenalkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menilai keberhasilan program pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah serta memanfaatkan teknologi tepat guna sesuai kebutuhan desa.

Dengan adanya bantuan satu unit Double Wall Incinerator tersebut, diharapkan pengelolaan sampah residu di Desa Penebal menjadi lebih baik sekaligus mengurangi dampak pencemaran akibat pembakaran sampah secara terbuka.***