Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

MPLS Ramah Jadi Pondasi Karakter Siswa Baru

17 Juli 2026 09:16:09 WIB Eka PENDIDIKAN

BENGKALIS – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di sejumlah satuan pendidikan Kabupaten Bengkalis mendapat hasil positif dari kegiatan monitoring yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Rabu (15/7/2026).

Monitoring dilakukan di TK Negeri 3 Bengkalis, KB IT Ibu Harapan, TK IT Ibu Harapan Bengkalis, TK Dharma Maitreya Bengkalis, dan SD Negeri 11 Bengkalis. Tim dipimpin Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Maryana SS MPd, didampingi Widyaprada Ahli Muda BPMP Provinsi Riau, Finalis Budi Prihadi SKom.

Dari hasil pemantauan, seluruh satuan pendidikan yang dikunjungi dinilai telah menerapkan MPLS Ramah sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan berlangsung tertib dan mengedepankan pendekatan yang berpusat pada anak.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, MPLS juga diisi dengan kegiatan pembentukan karakter dan penguatan transisi belajar yang menyenangkan. Tidak ditemukan praktik perpeloncoan maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi anak.

Maryana mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan setiap anak memperoleh pengalaman pertama yang positif saat memasuki lingkungan sekolah.

"Yang terpenting adalah bagaimana peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, aman, dan penuh makna sejak hari pertama mereka berada di sekolah," ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis dan BPMP Provinsi Riau menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.

Melalui penerapan MPLS Ramah, sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak awal tahun ajaran baru.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis berharap praktik baik yang telah diterapkan sekolah-sekolah tersebut dapat terus dipertahankan sehingga MPLS tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan kesiapan belajar peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.***