Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Mengenal Inovasi Budikdamber Karya Mahasiswa Kukerta Unri

18 Juli 2026 07:57:48 WIB Eka PENDIDIKAN

BENGKALIS – Inovasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) menjadi solusi ketahanan pangan yang diperkenalkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 kepada masyarakat Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan. Melalui teknologi sederhana ini, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah untuk membudidayakan ikan sekaligus menanam sayuran dalam satu wadah.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa Kukerta mendorong masyarakat mengembangkan budidaya perikanan skala rumah tangga yang mudah diterapkan, hemat biaya, dan berpotensi menjadi sumber pangan maupun tambahan penghasilan keluarga.

Ketua Kelompok Kukerta Desa Teluk Papal, Firman Harisyandi, menjelaskan Budikdamber dipilih karena dapat diterapkan oleh hampir seluruh masyarakat tanpa membutuhkan lahan yang luas.

"Budikdamber tidak hanya menjadi sarana budidaya ikan, tetapi juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan biaya yang relatif rendah," ujarnya beberapa waktu lalu. 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperagakan secara langsung tahapan pembuatan Budikdamber, mulai dari menyiapkan ember, memasang gelas tanam, menanam bibit kangkung, mengisi air, hingga menebar benih ikan lele. Seluruh bahan yang digunakan mudah diperoleh sehingga masyarakat dapat membuatnya secara mandiri di rumah.

Firman mengatakan, selain memperkenalkan teknik budidaya, mahasiswa juga membagikan pengetahuan mengenai perawatan ikan, pemberian pakan, pergantian air, hingga cara mengatasi penyakit yang kerap muncul selama proses pemeliharaan.

"Harapan kami, masyarakat tidak hanya memahami cara membuat Budikdamber, tetapi juga mampu merawatnya hingga menghasilkan ikan dan sayuran yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Antusiasme warga terlihat sepanjang pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknik pemeliharaan agar hasil budidaya lebih optimal.

Penjabat Kepala Desa Teluk Papal, Juniarto, mengapresiasi inovasi yang dibawa mahasiswa Kukerta Universitas Riau. Menurutnya, Budikdamber merupakan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan adik-adik mahasiswa dapat diterapkan oleh masyarakat," ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan, Fajriani Ananda, juga berharap Budikdamber tidak berhenti sebagai kegiatan demonstrasi, tetapi berkembang menjadi kebiasaan baru masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Program Budikdamber ini diprakarsai oleh Firman Harisyandi bersama Intan Putri Kamilah, Siti Jamillatul, Sovia Rabuma, Erika Oktavia Sipahutar, Nadya Rahmawati, Lidya Angelika, Hazimah Nazilah, Meriana Lubis, dan Mikha Dwi N. Raja Gukguk sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui inovasi yang sederhana namun berdampak langsung bagi kehidupan warga.***