PEKANBARU – RSUD Petala Bumi Provinsi Riau membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar dan mahasiswa selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau mendukung percepatan pelaksanaan CKG sekaligus menyambut Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan layanan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.
"Layanan khusus ini dihadirkan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemprov Riau membuka layanan CKG bagi pelajar dan mahasiswa ini sebagai bentuk inisiatif nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan generasi muda," ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Zulkifli, pelajar dan mahasiswa dipilih sebagai sasaran karena merupakan kelompok usia produktif yang perlu didorong untuk membiasakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Program bertajuk "Generasi Sehat, Riau Maju, Indonesia Hebat" ini dilaksanakan di RSUD Petala Bumi Pekanbaru. Untuk mengikuti pemeriksaan, pelajar cukup membawa kartu pelajar, sedangkan mahasiswa diminta menunjukkan KTP dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.
Pendaftaran dilakukan secara daring dengan memindai QR Code yang tersedia pada poster resmi. Namun, kuota peserta dibatasi setiap hari agar pelayanan tetap optimal.
"Proses pendaftaran juga dipermudah secara digital. Calon peserta dapat mendaftar secara online dengan memindai QR Code yang tersedia pada poster resmi. Kuota pendaftaran harian dibatasi demi menjaga kenyamanan pelayanan di rumah sakit," kata Zulkifli.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan RSUD Petala Bumi melalui telepon (0761) 23024 atau mengakses situs resmi rumah sakit.
Melalui program ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga kesehatan dan mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas.***

