Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Dinkes Riau Serukan Pencegahan HIV Lewat Edukasi, Keluarga dan Kampus Dilibatkan

25 Juli 2026 08:19:53 WIB Eka INFO UTAMA

PEKANBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mencegah penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui edukasi, perilaku hidup sehat, serta pemeriksaan secara dini.

Kepala Dinkes Riau, Zulkifli, mengatakan pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran HIV. Karena itu, pemerintah terus memperluas edukasi kepada berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat umum.

"Di antaranya dengan melakukan sosialisasi pencegahan HIV ke sektor Kementerian Agama Provinsi Riau dengan membekali penghulu, penyuluh agama dari berbagai agama, serta pengawas madrasah dan pesantren untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait bahaya HIV serta pentingnya memperkuat iman dan takwa di arus globalisasi saat ini," kata Zulkifli, Kamis (23/7/2026).

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Dinkes Riau telah melakukan pemeriksaan HIV terhadap 195.298 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.170 orang dinyatakan positif HIV. Berdasarkan kelompok risiko, kasus terbanyak ditemukan pada kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) dengan 462 kasus atau sekitar 39,48 persen.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, Dinkes Riau juga menggandeng Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Cabang Pekanbaru dalam menggelar sosialisasi pencegahan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak pada Januari 2026 itu berhasil mengedukasi 5.609 orang dan meraih rekor MURI sebagai sosialisasi pencegahan HIV dan IMS serentak terbanyak.

Selain itu, Dinkes Riau bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Pekanbaru, seperti Universitas Riau (Unri), Universitas Islam Riau (UIR), UIN Suska Riau, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Lancang Kuning, Universitas Abdurrab, dan Universitas Hang Tuah untuk memperkuat program pencegahan HIV di lingkungan kampus.

"Kemudian Dinas Kesehatan Provinsi bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau, juga telah melakukan audiensi ke beberapa kampus besar di Kota Pekanbaru seperti UNRI, UIR, UIN, UMRI, PCR, Lancang Kuning, Abdurrab, Universitas Hang Tuah untuk bekerjasama serta dukungan pencegahan penularan HIV di lingkungan kampus," ujar Zulkifli.

Tak hanya menyasar kalangan pendidikan, Dinkes Riau juga melibatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Riau dan PKK Kota Pekanbaru dalam menyosialisasikan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah perilaku berisiko yang dapat menyebabkan penularan HIV.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperluas akses layanan pengobatan dan pendampingan bagi penyintas HIV. Saat ini, layanan tersebut telah tersedia di seluruh 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan secara lebih mudah dan berkesinambungan.***