Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unri Bangun Dua Laboratorium Baru

25 Juli 2026 08:41:21 WIB Eka SEPUTAR KAMPUS

PEKANBARU – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (Unri) terus memperkuat fasilitas akademik dengan membangun dua laboratorium baru, yakni Laboratorium Penelitian Ekonomi dan Bisnis serta Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Kehadiran kedua laboratorium ini diharapkan menjadi pusat pengembangan riset, pembelajaran, dan peningkatan kompetensi mahasiswa.

Sebagai langkah awal, jajaran pengelola kedua laboratorium menggelar rapat perdana di Ruang Digital Lantai II Gedung Dekanat FEB Unri beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut membahas arah pengembangan, tata kelola, hingga program kerja agar laboratorium dapat segera beroperasi secara optimal.

Kepala Laboratorium Penelitian Ekonomi dan Bisnis FEB, Dr. Yanti Mayasari Ginting, S.Sos., M.Sc., mengatakan laboratorium yang dibangun tidak hanya menjadi tempat penelitian, tetapi juga wadah kolaborasi antara kampus, pemerintah, dunia usaha, industri, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Laboratorium ini tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan penelitian, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan kepakaran dosen dengan kebutuhan nyata masyarakat dan mitra. Kami ingin riset yang dihasilkan FEB semakin kolaboratif, terintegrasi, dan mampu memberikan solusi yang dapat dirasakan manfaatnya," ujarnya.

Menurut Yanti, Laboratorium Penelitian Ekonomi dan Bisnis juga akan mengembangkan basis data penelitian yang terintegrasi, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui pelatihan metodologi penelitian dan analisis data.

Sementara itu, Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Bisnis akan difokuskan untuk meningkatkan keterampilan akademik mahasiswa melalui pelatihan metodologi penelitian, pengolahan data, hingga penggunaan berbagai perangkat lunak analisis seperti SPSS, EViews, Stata, SmartPLS, R, Python, dan NVivo.

Kepala Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Bisnis FEB, Dr. Vera Oktari, S.E., M.Ak., Ak., CA., menyebut laboratorium tersebut akan memperkuat proses pembelajaran berbasis praktik agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

"Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Bisnis akan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang metodologi, pengolahan data, dan penggunaan perangkat analisis. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan sertifikasi yang dapat mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja," katanya.

Dekan FEB Unri, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M., menegaskan pembangunan dua laboratorium tersebut merupakan bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

"Laboratorium harus menjadi ruang akademik yang aktif, produktif, dan terbuka bagi kolaborasi. Melalui Laboratorium Pendidikan serta Laboratorium Penelitian Ekonomi dan Bisnis, kami berharap mahasiswa dan dosen mendapatkan dukungan yang semakin kuat untuk meningkatkan kompetensi, menghasilkan riset berkualitas, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tutur Alvi.

Ia berharap kedua laboratorium dapat menjadi fondasi penguatan ekosistem akademik FEB Unri sekaligus mendukung target internasionalisasi fakultas melalui riset dan inovasi yang berdampak.***