Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Daerah Stunting Jadi Fokus Program MBG

30 Juli 2026 10:10:44 WIB Eka NEWS

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga membenahi kualitas pelaksanaannya agar manfaat yang diterima masyarakat semakin optimal. Di saat yang sama, pemerintah memastikan daerah dengan angka stunting tinggi menjadi prioritas utama pengembangan program tersebut.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan perluasan MBG akan mengacu pada data yang telah dipaparkan Kementerian Kesehatan mengenai wilayah yang membutuhkan intervensi gizi secara cepat. Menurutnya, daerah-daerah dengan prevalensi stunting tinggi akan menjadi fokus utama pelaksanaan program.

"Kami juga sudah dipaparkan oleh Menteri Kesehatan mengenai daerah-daerah yang memang memerlukan sentuhan gizi segera, yaitu daerah dengan angka stunting tinggi. Kami akan memprioritaskan berdasarkan data tersebut. Kalau sudah ada dapur yang dibangun, segera kami operasionalkan. Kalau belum, akan kami siapkan," kata Sudaryono, Rabu (29/7).

Ia menyebut sejumlah wilayah yang masuk prioritas antara lain Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta beberapa daerah di Pulau Sumatera dan Jawa yang masih memiliki angka stunting tinggi.

Menurut Sudaryono, perluasan program tetap dibarengi dengan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG yang telah berjalan. Pembenahan dilakukan mulai dari tata kelola, kualitas menu makanan, hingga sistem pelayanan agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

"Intinya, yang sudah berjalan kita benahi dulu sampai bersih, mantap, bagus, tidak ada masalah, menunya baik, terlaksana dengan baik, dan tersistem. Sambil itu kita laksanakan juga di daerah-daerah yang memang sangat membutuhkan sentuhan gizi," ujarnya.

Pemerintah berharap langkah tersebut mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memastikan anak-anak di wilayah prioritas memperoleh asupan gizi yang cukup melalui Program Makan Bergizi Gratis. Dengan pelaksanaan yang semakin baik dan terarah, MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia.***