PEKANBARU – Mahasiswa baru Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB Unri) tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga dibekali wawasan mengenai tantangan dan peluang ekonomi nasional serta daerah melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan alumni.
Sebanyak 146 mahasiswa baru mengikuti orientasi bertema "Ekonom Muda, Cerdas, Berkarakter, Berdampak" sebagai langkah awal memahami peran strategis ilmu ekonomi pembangunan dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Dekan FEB Unri, Dr. Alvi Furwanti Alwie, SE., MM., mengatakan masa perkuliahan harus dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
"Mahasiswa Ekonomi Pembangunan memiliki peluang besar menjadi generasi yang mampu memahami persoalan ekonomi secara kritis sekaligus menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FEB Unri, Dr. Yusni Maulida, SE., M.Si., menegaskan orientasi bukan sekadar kegiatan penyambutan, melainkan awal pembentukan identitas akademik mahasiswa.
"Mahasiswa perlu memahami bahwa ilmu ekonomi pembangunan memiliki cakupan yang luas, mulai dari pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan, perencanaan ekonomi, ekonomi publik, hingga isu pembangunan berkelanjutan," katanya.
Salah satu materi yang menarik perhatian mahasiswa disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Dr. Panji Achmad, SH., LLM. Ia memaparkan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta mendukung sistem pembayaran yang aman dan efisien.
Selain menjelaskan kebijakan moneter, Panji juga memberikan gambaran mengenai perkembangan ekonomi regional agar mahasiswa memahami keterkaitan antara kebijakan ekonomi dengan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
Orientasi turut menghadirkan Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, ST., M.Arch., yang mengajak mahasiswa memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah melalui pemikiran ekonomi yang solutif.
Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Alumni Ilmu Ekonomi FEB Unri, Sismeidinata, SE., MM., membagikan pengalaman karier sekaligus mendorong mahasiswa membangun jejaring, karakter, dan kompetensi sejak awal kuliah.
Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan alumni, Jurusan Ilmu Ekonomi FEB Unri berharap mahasiswa baru tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga memahami kebutuhan dunia kerja serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.***

