INHU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) di Desa Perkebunan Sungai Parit, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu, mendorong percepatan digitalisasi pelayanan dan keterbukaan informasi desa melalui pembuatan website resmi desa yang disertai pelatihan pengelolaannya bagi perangkat desa.
Program yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa. Kehadiran website diharapkan tidak hanya menjadi media publikasi, tetapi juga sarana penyampaian informasi yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Ketua Kelompok Kukerta Unri, Ryan Aditya Prayoga, mengatakan pengembangan website dilakukan setelah tim melihat belum tersedianya media informasi resmi yang dapat menampilkan berbagai potensi dan perkembangan desa kepada masyarakat luas.
"Desa ini sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar, baik dari sisi sumber daya alam, UMKM, maupun kegiatan kemasyarakatannya. Sayangnya, belum ada media digital yang menampung dan mempublikasikan informasi tersebut secara resmi. Dari situ, kami berinisiatif menjadikan pembuatan website desa sebagai salah satu program kerja utama," kata Ryan.
Website tersebut memuat beragam informasi, mulai dari profil dan sejarah desa, struktur pemerintahan, data kependudukan, potensi wisata dan UMKM, hingga publikasi berita serta agenda kegiatan desa. Dengan adanya platform digital ini, masyarakat maupun pihak luar dapat memperoleh informasi desa secara lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor desa.
Sebagai bagian dari program tersebut, mahasiswa Kukerta Unri juga memberikan pelatihan kepada perangkat desa. Pelatihan mencakup cara mengakses sistem, memperbarui data, mengunggah berita dan pengumuman, serta menjaga keamanan akun agar website tetap dapat dikelola secara mandiri setelah masa Kukerta berakhir.
Sekretaris Desa Perkebunan Sungai Parit, Marhadi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Unri yang dinilai mampu mendukung pelayanan informasi desa berbasis digital.
"Kami sangat mengapresiasi program dari adik-adik mahasiswa Kukerta Unri ini. Semoga website ini terus dikelola dengan baik agar informasi desa semakin transparan dan mudah diakses masyarakat," ujarnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa Kukerta Unri berharap website desa dapat menjadi media informasi yang terus berkembang sekaligus mendukung promosi potensi desa, meningkatkan transparansi pemerintahan, serta memperkuat kapasitas perangkat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi.***

