Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Rektor Unri Dorong Pelaku Usaha Aktif Ikut Sensus BPS

06 Agustus 2026 10:56:15 WIB Eka NEWS

PEKANBARU – Rektor Universitas Riau (Unri), Prof Dr Sri Indarti SE MSi, mengajak seluruh masyarakat Riau, khususnya para pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi dan berbagai survei yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 2026.

Menurut Sri Indarti, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. Data yang akurat akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang tepat sasaran.

"Sensus BPS 2026 penting untuk menyediakan data yang akurat sebagai dasar pembangunan. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Riau khususnya pelaku usaha untuk berpartisipasi secara aktif. Data akurat, ekonomi kuat," ujar Sri Indarti.

Dukungan tersebut disampaikan bertepatan dengan publikasi hasil Sensus Ekonomi dan Survei Triwulan II Tahun 2026 yang digelar BPS Provinsi Riau di Aula BPS Provinsi Riau, Kamis (5/8/2026). Kegiatan itu merupakan bagian dari penyelenggaraan statistik nasional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Pada kesempatan itu, Kepala BPS Provinsi Riau, Dr Asep Riyad SSi MM, memaparkan sejumlah indikator utama yang menjadi hasil survei, di antaranya pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026, profil kemiskinan, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk, serta kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Riau.

Asep juga mengungkapkan bahwa sektor jasa pendidikan menjadi salah satu lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan II 2026, yakni mencapai 11,71 persen.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau, Drs Helmi D MPd, memberikan apresiasi kepada BPS atas konsistensinya menghadirkan data statistik yang akurat dan kredibel.

Menurutnya, hasil sensus dan survei menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan karena menggambarkan kondisi nyata masyarakat Riau berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.***