Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Cegah Risiko Kebakaran, Unri Latih Sivitas Menggunakan APAP

15 September 2026 09:01:20 WIB Eka SEPUTAR KAMPUS

PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) memperkuat kesiapsiagaan sivitas akademika dan tenaga kependidikan dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kampus. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi keselamatan kerja dan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Portable (APAP) bersama PT Servvo Fire Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Ruang Indragiri Lantai 4 Gedung Rektorat Unri, Senin (14/9/2026). Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya alat proteksi kebakaran, tetapi juga diperkenalkan secara langsung dengan cara menggunakan APAP saat menghadapi kondisi darurat.

PT Servvo Fire Indonesia selaku perusahaan manufaktur di bidang alat proteksi kebakaran memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan kerja, potensi bahaya kebakaran, serta langkah penggunaan APAP yang tepat dan aman.

Materi disampaikan melalui presentasi edukatif yang kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi. Sesi praktik tersebut menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami fungsi alat pemadam api secara teori, tetapi juga mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) Unri, Armia, SE, M.Ak, mengatakan kesiapan menghadapi kondisi darurat perlu didukung dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

“Melalui kegiatan ini, kita mengharapkan selain memiliki sarana keselamatan kerja yang memadai, juga memiliki sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengantisipasi serta menangani potensi kebakaran,” ujarnya.

Menurut Armia, pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Peserta juga diharapkan dapat menerapkannya di lingkungan kerja masing-masing dan meneruskan pengetahuan tersebut kepada rekan-rekan di unit kerja.

“Pengetahuan mengenai penggunaan APAP diharapkan dapat diterapkan oleh peserta dan diteruskan kepada unit kerja masing-masing,” harapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di lingkungan kampus. Dengan meningkatnya pemahaman dan keterampilan sivitas serta tenaga kependidikan, Unri diharapkan semakin siap merespons kondisi darurat, khususnya potensi kebakaran.

“Semoga kegiatan Roadshow ini mendorong terciptanya lingkungan kampus yang aman, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan kerja, sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan di lingkungan Unri,” pungkasnya.***