Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Green Policing, Kolaborasi Baru Unri dengan Polda Riau

20 September 2026 13:47:30 WIB Eka SEPUTAR KAMPUS

PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Riau memperkuat kolaborasi di bidang lingkungan melalui pengembangan Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan.

Pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kajian multidisiplin yang mempertemukan perspektif akademik dengan praktik kepolisian, khususnya dalam upaya perlindungan lingkungan dan penegakan hukum.

Penguatan kerja sama itu mengemuka dalam Kuliah Umum bertema Green Policing yang digelar di Teater Kampar, Gedung Integrated Classroom Unri, Jumat (18/9/2026). Kegiatan menghadirkan Guru Besar Ilmu Kepolisian, Komjen Pol Prof Dr Chrysnanda Dwi Laksana SIK MSi, sebagai narasumber.

Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi mengatakan keberadaan Pusat Studi Kepolisian di lingkungan Unri diharapkan dapat memperluas ruang dialog antara perguruan tinggi, kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat memberikan perspektif akademik terhadap persoalan penegakan hukum dan kehidupan bermasyarakat.

“Universitas Riau bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun perspektif penegakan hukum,” ujar Sri Indarti.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum mengatakan Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan dapat menjadi bagian penting dalam membangun dialektika ekologis di Riau.

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi dan kepolisian diperlukan agar persoalan lingkungan dapat dikaji dari berbagai perspektif sekaligus menghasilkan data yang dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan.

“Melalui pusat studi kepolisian di Universitas Riau, diharapkan bisa menghasilkan data yang akan menjadi dasar dan pijakan dalam merumuskan kebijakan, memperkuat praktik kepolisian, khususnya dalam melindungi alam,” katanya.

Dalam kuliah umum, Komjen Pol Prof Chrysnanda Dwi Laksana membahas konsep pemolisian dalam social engineering. Ia menjelaskan bahwa upaya membangun dan menjaga lingkungan yang harmonis membutuhkan keteraturan sosial serta semangat kebersamaan.

Ia menekankan pentingnya membangun kondisi sosial yang memungkinkan masyarakat, aparat penegak hukum dan berbagai pemangku kepentingan bergerak bersama dalam menjaga lingkungan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Rektor Unri bersama jajaran dan pihak kepolisian ke Pusat Studi Kepolisian yang dipusatkan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Mexasai Indra SH MH, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Yuana Nurulita SSi MSi PhD, serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil.***