SEMARANG – Kafilah Provinsi Riau menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 dengan menempati posisi kedelapan klasemen juara umum.
Riau mengoleksi 35 poin dari berbagai cabang dan golongan yang diikuti dalam ajang MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Capaian tersebut menjadi catatan bagi pembinaan tilawatil Qur’an di Riau sekaligus modal evaluasi untuk menghadapi MTQ Nasional berikutnya.
Dalam klasemen 10 besar, Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum dengan 288 poin. Tuan rumah Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan 208 poin, disusul DKI Jakarta dengan 129 poin.
Selanjutnya, Aceh dan Jawa Timur sama-sama mengoleksi 99 poin, Sumatera Utara dan Jawa Barat masing-masing 71 poin, Sumatera Selatan 55 poin, Banten 38 poin, Riau 35 poin, Nusa Tenggara Barat 33 poin, serta Sulawesi Selatan 31 poin.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi yang mewakili Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa nama Riau dalam ajang tingkat nasional tersebut.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kafilah Riau yang telah berjuang, mulai dari pawai ta'aruf, bazar hingga kafilah yang bertanding dengan berlatih dan memberikan kemampuan terbaiknya. Hasil ini merupakan buah dari perjuangan kita bersama dan menjadi kebanggaan bagi Provinsi Riau,” ujarnya saat menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Syahrial, capaian tersebut tidak terlepas dari perjuangan para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir serta peserta dari berbagai cabang yang telah membawa nama Riau di tingkat nasional.
Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi penyemangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi pada penyelenggaraan MTQ mendatang.
“Semoga Riau semakin baik dan menorehkan prestasi terbaiknya di Provinsi DKI Jakarta tahun depan, amin,” harapnya.
Ketua Kafilah Riau yang juga Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, turut mengapresiasi kerja keras para peserta, pembina, pelatih, pendamping dan official selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI.
“Semua kafilah telah berjuang maksimal hingga mendapatkan hasil terbaik untuk kita, Provinsi Riau. Terima kasih atas semangat dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga pengalaman di MTQ Nasional ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke depan,” katanya.
MTQ Nasional XXXI di Semarang menjadi ajang bagi peserta dari berbagai provinsi untuk berkompetisi dalam membaca, menghafal, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Bagi Riau, hasil di Semarang menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan tilawatil Qur’an. Evaluasi terhadap capaian tahun ini diharapkan dapat menjadi pijakan LPTQ dan seluruh pihak terkait untuk mempersiapkan kafilah menghadapi MTQ Nasional selanjutnya.***

