Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Menkomdigi Minta Roblox Perketat Perlindungan Anak

23 September 2026 09:41:24 WIB Eka NASIONAL

JAKARTA – Pemerintah Indonesia meminta Roblox memperkuat sistem pelindungan anak di platformnya. Penegasan itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat bertemu Co-Founder sekaligus Chief Executive Officer Roblox David Baszucki di kantor pusat Roblox, Silicon Valley, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Meutya menekankan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) harus diwujudkan melalui langkah konkret di dalam platform.

Pemerintah mengapresiasi sejumlah upaya yang telah dilakukan Roblox di Indonesia, termasuk penggunaan teknologi facial age estimation, pembatasan fitur komunikasi bagi pengguna anak, serta peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select.

Namun, pemerintah mendorong penguatan pada sejumlah aspek, terutama akurasi verifikasi usia dan sistem perlindungan bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun.

Salah satu pendekatan yang ditekankan adalah safety-by-design. Melalui pendekatan ini, aspek keamanan anak diharapkan sudah menjadi bagian dari perancangan produk dan fitur sejak awal, bukan hanya ditangani setelah muncul risiko atau pelanggaran.

Pemerintah juga meminta Roblox memperketat interaksi antara anak dengan orang yang tidak dikenal, mencegah komunikasi berpindah ke luar platform, serta meningkatkan kemampuan mendeteksi dan menghentikan perilaku berisiko sejak dini.

“Kami memahami bahwa banyak anak-anak Indonesia menggemari Roblox. Karena itu, besar harapan kami bahwa Roblox juga menyayangi anak-anak kami, terutama dengan memastikan keamanan mereka,” ujar Meutya.

Menanggapi hal tersebut, Baszucki menyatakan Roblox menyadari tanggung jawab perusahaan terhadap para penggunanya, khususnya generasi muda. Ia juga menyampaikan keterbukaan perusahaan untuk menyesuaikan produknya dengan regulasi dan kebutuhan di Indonesia.

“Kami terus berupaya menyesuaikan produk kami agar sesuai dengan regulasi di Indonesia,” kata Baszucki.

Selain penguatan sistem di dalam platform, Meutya mendorong Roblox meningkatkan kehadiran langsung di Indonesia. Salah satunya melalui penempatan perwakilan senior atau pembukaan kantor di Jakarta untuk mempercepat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah.

Roblox sebelumnya telah menyampaikan sedang mengevaluasi penempatan senior leader di Jakarta. Pemerintah juga meminta pelaksanaan PP TUNAS dipantau melalui pelaporan yang rutin, terukur dan transparan.

Meutya menegaskan komitmen terhadap pelindungan anak perlu tercermin dalam perubahan nyata pada platform. Pemerintah akan terus memastikan seluruh platform yang beroperasi dan melayani masyarakat Indonesia memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Platform global boleh beroperasi di mana saja. Namun, ketika hadir dan melayani masyarakat Indonesia, standar dan aturan Indonesia harus dipenuhi,” tegas Meutya.***