PEKANBARU – Laga final Rektor Unri Cup 2026 mempertemukan dua tim dari perguruan tinggi besar di Sumatera, Unri FC dan UNAND FC. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mini Universitas Riau (Unri), Kamis (1/10/2026), berakhir dengan kemenangan Unri FC 1-0.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim tampil agresif dengan tempo permainan yang tinggi. Upaya mencetak gol akhirnya membuahkan hasil bagi Unri FC melalui Adha Arfa.
Gol tersebut sekaligus memastikan Unri FC mengangkat trofi Rektor Unri Cup 2026 dalam rangkaian Milad ke-64 Unri.
Adha Arfa yang merupakan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unri juga dinobatkan sebagai pemain terbaik sepanjang turnamen.
Kemenangan Unri FC disambut antusias sivitas akademika yang memenuhi sisi lapangan. Sementara UNAND FC harus puas menempati posisi runner-up setelah tampil hingga partai puncak.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unri Dr Mexsasai Indra SH MH yang hadir menyaksikan pertandingan mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antarkampus.
“Yang paling membanggakan, final ini mempertemukan dua universitas besar, Unri dan UNAND. Ini bukan hanya soal menang kalah, tapi soal silaturahmi, persaudaraan antar kampus di Sumatera,” ujar Mexsasai saat penutupan turnamen.
Menurutnya, kompetisi tersebut juga memberikan ruang bagi akademisi dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan prestasi di luar bidang akademik.
Ia turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang berjalan dengan menjunjung sportivitas serta mengucapkan selamat kepada Unri FC atas keberhasilannya menjadi juara.
Rektor Unri Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-64 Unri. Turnamen tersebut diikuti sembilan tim yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi dan institusi di Riau dan Sumatera Barat.
Peserta turnamen di antaranya Unri FC yang menurunkan dua tim, Universitas Islam Riau (UIR), UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, Universitas Andalas, serta satu tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Wilayah Riau.***

