Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

ISPU Memburuk, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah

06 Oktober 2026 13:42:50 WIB Eka RIAU

PEKANBARU — Kondisi udara yang memburuk membuat aktivitas belajar mengajar di Kota Pekanbaru kembali dialihkan ke rumah. Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menetapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa PAUD, TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, pada 6–7 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik menyusul hasil pemantauan kualitas udara pada Senin (5/10/2026) yang menunjukkan kondisi berada pada kategori sangat tidak sehat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan keputusan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 400.3/Disdik.Sekretaris.1/3348/2026.

“Memperhatikan hasil pemantauan ISPU, kondisi pada hari Senin, 5 Oktober 2026 kualitas udara terpantau pada kategori sangat tidak sehat,” kata Abdul Jamal.

Melalui kebijakan tersebut, seluruh satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru diwajibkan menyesuaikan kegiatan pembelajaran selama dua hari tersebut.

Sementara sekolah dan madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama maupun kementerian lainnya diimbau untuk melakukan penyesuaian serupa. Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik akibat kondisi udara.

“Memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik,” ujarnya.

Meski pembelajaran dilakukan dari rumah, sekolah tetap diminta memastikan kegiatan belajar berjalan. Bagi peserta didik yang terkendala jaringan internet maupun akses listrik, pembelajaran dapat dilakukan melalui modul tertulis dan penugasan mandiri.

Dengan skema tersebut, proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengharuskan siswa beraktivitas di lingkungan sekolah selama kualitas udara belum membaik.

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru juga meminta pihak sekolah dan seluruh pemangku kepentingan menjalankan kebijakan tersebut secara disiplin.

Status pembelajaran selanjutnya akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.***