PEKANBARU — Peringatan Milad ke-64 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP Unri) tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan di antara sivitas akademika.
Rangkaian kegiatan digelar di lingkungan FISIP Unri, Senin (5/10/2026), dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, tenaga pendidik, serta Dharma Wanita Persatuan FISIP Unri.
Mengusung tema “64 Tahun FISIP Unri: Bertransformasi, Berkolaborasi, Berdampak”, kegiatan diawali dengan registrasi dan senam sehat bersama di depan Gedung Dekanat FISIP Unri. Peserta kemudian mengikuti berbagai perlombaan di area Taman Bermasa, di samping Gedung Pascasarjana FISIP Unri.
Sejumlah Guru Besar FISIP Unri, Prof. Dr. Sujianto, M.Si. dan Prof. Dr. Dra. Siti Sofro Sidiq, M.Si., turut hadir bersama jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan dan keluarga besar FISIP Unri.
Dekan FISIP Unri, Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., mengatakan usia 64 tahun menjadi momentum bagi fakultas untuk memperkuat kesiapan menghadapi perubahan sekaligus meningkatkan kolaborasi.
“Enam puluh empat tahun merupakan perjalanan yang panjang bagi FISIP Unri. Momentum ini harus menjadi energi bagi kita untuk terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, membangun kolaborasi yang semakin kuat, serta memastikan bahwa setiap langkah dan karya FISIP Unri memberikan dampak nyata bagi universitas, masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Meyzi.
Menurutnya, transformasi tidak hanya berkaitan dengan perkembangan sistem dan teknologi, tetapi juga menyangkut budaya kerja, kualitas pelayanan serta kemampuan sivitas akademika menciptakan lingkungan akademik yang adaptif dan inovatif.
Meyzi menilai kekuatan FISIP Unri juga terletak pada kemampuan seluruh unsur di dalamnya untuk bergerak bersama. Kolaborasi antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra dan unsur lainnya dinilai penting dalam mendorong kemajuan fakultas.
“Kekuatan FISIP adalah kebersamaan. Ketika transformasi berjalan bersama kolaborasi, maka yang kita harapkan bukan hanya perubahan di dalam institusi, tetapi lahirnya kontribusi yang benar-benar dirasakan. Inilah makna FISIP yang berdampak,” katanya.
Semangat kebersamaan kemudian terlihat dalam berbagai perlombaan yang diikuti sivitas akademika. Tujuh kategori perlombaan digelar, yakni FISIP Mengaji, estafet sarung, tebak kata, lilit kain panjang, balap karung pakai helm, serta jalan lurus tutup mata.
Selain menjadi hiburan, perlombaan tersebut menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk membangun komunikasi, kekompakan dan sportivitas di luar rutinitas akademik maupun pelayanan fakultas.
Lomba FISIP Mengaji juga menjadi bagian yang memberikan nuansa berbeda dalam perayaan tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat nilai spiritual sekaligus karakter di lingkungan FISIP Unri.
Memasuki usia 64 tahun, FISIP Unri menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi terhadap perubahan, memperluas kolaborasi dan menghasilkan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam tema Milad ke-64, yakni “Bertransformasi, Berkolaborasi, Berdampak”.***

