PEKANBARU — Memiliki ide kreatif saja belum cukup bagi mahasiswa untuk menghasilkan prestasi. Gagasan tersebut perlu dikembangkan menjadi proposal yang menarik agar mampu mendapatkan pendanaan dan diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat.
Hal itu menjadi salah satu pesan yang disampaikan Fakultas Pertanian Universitas Riau (FP Unri) melalui Seminar Kemahasiswaan bertajuk “Level Up Your Idea: Peluang Pendanaan” di Teater Kampar, Gedung Integrated Classroom Unri, Sabtu (3/10/2026).
Seminar tersebut membekali mahasiswa dengan pengetahuan mengenai berbagai skema pendanaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan gagasan, di antaranya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO), dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FP Unri, Dr. M. Amrul Khoiri, S.P., M.P., mengatakan mahasiswa perlu berani mengembangkan gagasan dan memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menghasilkan ide, tetapi juga mampu mengemasnya menjadi proposal yang memiliki nilai, memperoleh pendanaan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Amrul, program pendanaan mahasiswa dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan menyusun gagasan, membangun kerja sama, sekaligus mengimplementasikan ide menjadi kegiatan yang bermanfaat.
Seminar menghadirkan tiga narasumber dengan pengalaman di bidang masing-masing, yakni Reviewer Nasional PKM Dr. Mayta Novaliza Isda, M.Si., Pembimbing Lolos Abdidaya PPKO Putri Adita Wulandari, S.Pd., M.Pd., serta Young Ambassador Agriculture Ilham Permana P, S.P., CDE.
Ketiga narasumber memberikan wawasan mengenai pengembangan ide, penyusunan proposal, hingga strategi memanfaatkan peluang pendanaan mahasiswa. Materi tersebut dikemas dengan semangat “From Idea to Funding, From Funding to Achievement”.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber. Diskusi tidak hanya membahas cara mendapatkan pendanaan, tetapi juga bagaimana mengembangkan gagasan agar memiliki nilai dan peluang untuk diwujudkan.
Melalui kegiatan tersebut, FP Unri mendorong mahasiswa agar tidak berhenti pada tahap menghasilkan gagasan. Mahasiswa diharapkan mampu mengolah ide menjadi proposal yang kompetitif, memperoleh pendanaan, kemudian mengembangkannya menjadi kegiatan yang menghasilkan prestasi sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.***

