Bagikan Artikel

whatapps facebook twitter telegram

Dosen Manajemen FEB Unri Dibekali Strategi Menembus Hibah Penelitian

17 Oktober 2026 09:05:32 WIB Eka SEPUTAR KAMPUS

PEKANBARU – Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (Unri) memperkuat kapasitas riset dosen melalui Workshop Tips dan Trik Lulus Hibah Penelitian, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas dan berpeluang memperoleh pendanaan.

Workshop yang berlangsung di Ruang Workshop SW 1.1 tersebut dibuka oleh Ketua Jurusan Manajemen FEB Unri, Dr. Andewi Rokhmawati, S.E., M.Si., M.Ed. Dua narasumber dihadirkan, yakni Dr. Arumega Zarefar, S.E., M.Ak., Ak., CA., ACPA., CTA., dan Dr. Jahrizal, M.T.

Kedua narasumber mengulas berbagai aspek penting dalam pengajuan hibah penelitian, mulai dari merancang proposal, menentukan skema pendanaan yang tepat, hingga mengevaluasi kekurangan usulan agar lebih kompetitif dalam proses seleksi.

Dr. Arumega Zarefar menjelaskan, proposal penelitian yang kuat harus dibangun dengan argumentasi ilmiah yang jelas dan saling berkaitan. Peneliti tidak cukup hanya mengangkat topik menarik, tetapi juga harus mampu menunjukkan persoalan yang ingin diselesaikan, kesenjangan penelitian, unsur kebaruan, serta kontribusi yang ditawarkan.

Menurutnya, konsistensi antara latar belakang masalah, tujuan, metode, dan luaran penelitian menjadi bagian penting dalam meyakinkan penilai. Proposal juga perlu didukung ketersediaan data, metode yang sesuai, anggaran yang rasional, serta target luaran yang realistis.

Ia turut mengingatkan agar peneliti tidak hanya mengandalkan perubahan variabel atau objek penelitian untuk menunjukkan kebaruan. Usulan penelitian perlu memperlihatkan kontribusi substantif terhadap pengembangan ilmu, baik melalui pendekatan, konteks, maupun pengembangan konsep yang digunakan.

Sementara itu, Dr. Jahrizal menyoroti sejumlah faktor yang dapat menyebabkan proposal gagal memperoleh pendanaan. Menurutnya, peneliti harus memahami persyaratan administrasi, kekuatan substansi, dan ketentuan pendanaan sebelum mengajukan usulan.

Salah satu pesan yang ditekankannya adalah pentingnya memilih skema hibah yang sesuai dengan karakteristik penelitian.

“Jangan salah kamar,” menjadi pengingat bagi dosen agar tidak keliru menentukan skema pendanaan. Pemilihan skema harus mempertimbangkan persyaratan pengusul, fokus penelitian, metode, durasi pelaksanaan, target luaran, hingga ketentuan anggaran.

Selain itu, Dr. Jahrizal menekankan bahwa tinjauan pustaka tidak seharusnya hanya berisi rangkuman penelitian terdahulu. Bagian tersebut perlu disusun sebagai sintesis kritis yang menunjukkan perkembangan pengetahuan, keterbatasan studi sebelumnya, serta posisi penelitian yang diusulkan.

Hubungan antara rumusan masalah, metode, data, indikator keberhasilan, dan luaran juga harus disajikan secara logis. Dengan demikian, klaim kebaruan dan manfaat penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Koordinator Program Studi S1 Manajemen FEB Unri, Dr. Rika Promalessy, S.E., M.Si., mendorong para dosen untuk menerapkan materi workshop dalam penyusunan proposal penelitian. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berdasarkan bidang keahlian, pengembangan peta jalan penelitian yang berkelanjutan, serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan riset.

“Semangat mengikuti workshop ini diharapkan berlanjut menjadi langkah nyata dalam menyiapkan proposal yang berkualitas. Penelitian yang kita kembangkan juga perlu memperkaya materi pembelajaran dan menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan manajemen dan pengembangan UMKM,” ungkap Rika.

Ia berharap peningkatan kapasitas penelitian dosen dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan di Program Studi S1 Manajemen. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembelajaran dan menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Manajemen FEB Unri menargetkan peningkatan kesiapan dosen dalam mengikuti kompetisi hibah penelitian. Penguatan kemampuan menyusun proposal, ketepatan memilih skema pendanaan, serta perencanaan riset yang terarah diharapkan dapat mendorong produktivitas penelitian dan memperluas kontribusi akademik Universitas Riau.***