PEKANBARU – Bahaya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ternyata tidak hanya mengancam kesehatan paru-paru. Paparan polusi udara, terutama partikel halus PM2.5, juga menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi perkembangan otak anak.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam talk




